Proyek Kereta Cepat Jakarta Surabaya Segera di Garap

HomeBisnis Menko Luhut Bentuk Tim Khusus Garap Proyek Kereta Cepat Jakarta Surabaya Menko Luhut memaparkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, rata-rata penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung mencapai 15.000 penumpang per hari dan terus meningkat. Arthur GideonArthur Gideon Diperbarui 22 Apr 2024, 10:45 WIB Copy Link 18 Kereta Cepat Perbesar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendampingi Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) melakukan uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung di Jakarta pada 13 September 2023.
Proyek Kereta Cepat Jakarta Surabaya Segera di Garap

MACAN.news – Pemerintah memastikan akan melanjutkan proyek kereta cepat dari semula Jakarta Bandung menjadi Jakarta Surabaya. Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan segera membentuk tim khusus proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

“Untuk kereta cepat Jakarta Surabaya, kami sepakat segera tim dibentuk,” ujar Luhut dikutip dari Antara, Senin (22/4/2024).

Read More

Menko Luhut memaparkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, rata-rata penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung mencapai 15.000 penumpang per hari dan terus meningkat. Pada puncak arus mudik Lebaran mencapai 21.422 penumpang, naik 34 persen.

Hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa proyek kereta cepat Jakarta–Bandung sudah selayaknya dilanjutkan sampai ke Surabaya.

“Kami semua sepakat agar task force yang dibentuk dapat menindaklanjuti kerja sama strategis ini dalam waktu dekat,” kata dia.

Dengan begitu, tutur Luhut melanjutkan, misi antara Indonesia dengan China dalam rangka mendorong pembangunan berbasis komunitas di masa depan dapat tercapai bersama.

Pelabuhan Kuala Tanjung

Selain mendorong keberlanjutan proyek kereta cepat, Luhut juga mengatakan akan mengembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung agar bisa langsung mengirim kontainer keluar negeri.

“Kita cari partner, (Pelabuhan) Ningbo salah satu partner kita, yang kita akan mainkan,” kata Luhut.

Pengembangan pelabuhan tersebut ditargetkan oleh Luhut untuk menunjukkan kemandirian Indonesia dalam perdagangan internasional.

“Tidak perlu menjadi feeder dari Singapura,” kata dia.

Pernyataan tersebut ia sampaikan terkait hasil dari Pertemuan Ke-4 High Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) RI–RRT di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat 19 April 2024.

Baca Juga :   Dipecat Vietnam, Philippe Troussier Buka Suara

Selain kerja sama di bidang transportasi, Menko Luhut juga membahas kerja sama di bidang agrikultur dan kemaritiman.

Naik 30%, Kereta Cepat Whoosh Angkut 26 Ribu Penumpang di Lebaran 2024

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan peningkatan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung pada hari Lebaran 2024.

Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, Kereta Cepat Whoosh memberangkatkan 26.000 penumpang di hari Lebaran. “Jumlah ini naik sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan masa normal sebelum angkutan lebaran,” jelasnya, Jumat (12/4/2024).

Eva mengatakan, peningkatan jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung sangat terlihat sejak Rabu (10/4/2024) setelah pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Setelah melakukan shalat Id, terlihat banyak penumpang yang langsung menggunakan Whoosh untuk bersilaturahmi keluarga ataupun wisata dan berlibur ke Kota Bandung dan sebaliknya,” ungkapnya.

Sementara pada Kamis (11/4/2024), terpantau Stasiun Halim jadi tempat keberangkatan favorit dan terus dipadati penumpang mulai pukul 07.55 WIB, 08.20 WIB hingga 12.00 WIB

“Okupansi pada jam favorit tersebut mencapai 80-95 persen. Penjualan tanggal 12 April juga sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, dimana pada jam-jam favorit sudah menunjukkan angka 85 persen,” terangnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *