November Jadi Peringatan Bulan Kesadaran Kanker Paru, Ini Tema dan Asal-usulnya

November Jadi Peringatan Bulan Kesadaran Kanker Paru, Ini Tema dan Asal-usulnya
November Jadi Peringatan Bulan Kesadaran Kanker Paru, Ini Tema dan Asal-usulnya

MACANBOLA.NEWS – Bulan Kesadaran Kanker Paru-paru diperingati pada bulan November setiap tahun. Sepanjang bulan, berbagai organisasi menggalakkan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan penyakit ini yang menjadi penyumbang angka kematian tertinggi di dunia.

Dikutip dari Mayo Clinic, kanker paru-paru paling banyak disebabkan oleh kebiasaan merokok. Artinya, perokok aktif merupakan kelompok yang paling rentan terkena penyakit ini. Meski begitu, orang yang tidak pernah merokok atau terpapar asap rokok juga berisiko mengidap kanker ini.

Kanker paru-paru yang tidak ditangani dengan tepat dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan memicu komplikasi seperti gangguan saraf, penyakit jantung, emboli paru, hingga yang paling parah, kematian.

Bulan Kesadaran Kanker ini sendiri menyoroti pentingnya melakukan lebih banyak penelitian untuk mendalami tentang kanker ini. Pada ajang peringatan ini, akan diadakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker ini di sejumlah negara di seluruh dunia.

Tema Bulan Kesadaran Kanker Paru-paru 2023

Dikutip dari laman Pace Hospital, Bulan Kesadaran kanker ini tahun mengangkat tema ‘Education, Empowerment, and Eradication’. Tema tersebut bermaksud untuk menciptakan kesadaran dengan cara memberdayakan masyarakat lokal untuk membuat keputusan terkait gaya hidup mereka, serta mengedukasi tentang pentingnya melakukan skrining, diagnosis dini, tindakan pencegahan, dan menyusun strategi guna membantu memberantas kanker ini.

Fakta-fakta Bulan Kesadaran Kanker Paru-paru
1. Diperingati Sejak 1995

Bulan Kesadaran Kanker ini pertama kali diselenggarakan pada 1995. Kala itu, momen tersebut baru diperingati sebagai Hari Kesadaran Kanker Paru saja. Namun seiring berkembangnya gerakan dan komunitas kanker ini, ragam kegiatan untuk memperingati Hari Kesadaran Kanker ini. Hal ini yang akhirnya memprakarsai berubahnya Hari Kesadaran Kanker Paru-paru menjadi Bulan Kesadaran Kanker Paru-paru.

Baca Juga :   Geger Foto Usus Naik ke Dada, Dokter Ungkap Dampaknya Bisa Seserius Ini

2. Kanker Paru Sudah Ada Sejak Abad ke-16

Dikutip dari National Today, kanker paru baru dipandang sebagai penyakit pada abad ke-16. Setelah melalui sejumlah riset, para peneliti akhirnya berhasil menentukan beberapa tanda kanker paru-paru pada 1810.

Namun, kanker paru-paru saat itu masih merupakan penyakit yang sangat langka, dan sering ditemukan pada pekerja tambang. Antara 1876-1938, tercatat ada sekitar 60-80 persen penambang yang meninggal karena penyakit ini. Hal ini yang membuat area tambang mendapat julukan ‘lubang kematian’ kala itu.

3. Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyakit ini merupakan salah satu penyumbang angka kematian tertinggi di dunia. Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker ini telah diperkirakan telah menelan sebanyak 1,8 juta korban jiwa pada 2020.

Hal serupa juga berlaku di Indonesia. Setiap tahunnya ada sekitar 30 ribu orang meninggal karena penyakit ini. Kondisi inilah yang membuat kesadaran dan pengetahuan mengenai kanker ini menjadi sangat penting sehingga bisa dilakukan intervensi serta pencegahan sejak dini.

4. Disebabkan oleh Kebiasaan Merokok

Salah satu faktor pemicu utama kanker ini adalah kebiasaan merokok. Hal ini sudah ditegakkan oleh para peneliti bahkan sejak tahun 1929. Saat itu, dokter asal Jerman bernama Fritz Lickint berhasil mengidentifikasi dan menemukan kaitan antara merokok dan kanker paru-paru. Pada 1930, kasus kanker ini mengalami lonjakan yang tidak wajar. Hal ini kemudian mendorong para peneliti di seluruh dunia untuk menakar dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kebiasaan merokok.

Lalu pada 1940, sebuah studi yang dipublikasikan di Jerman menegaskan bahwa ‘Peningkatan penggunaan tembakau yang luar biasa merupakan satu-satunya faktor paling penting yang memicu lonjakan kasus kanker paru-paru’.

Baca Juga :   Mengenal Lebih Jauh Shuttle Run dalam Dunia Olahraga

 

Sumber : detik.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *