Makan Malam Bersama Ganjar di Papua, Ketua PDIP Beri Sejumlah Pesan

Makan Malam Bersama Ganjar di Papua, Ketua PDIP Beri Sejumlah Pesan
Sumber Gambar : Detik.com

MACANBOLA.NEWS – Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke rumah pribadi Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun di Yoka, Jayapura, Papua. Dalam suasana keakraban bersama sejumlah tokoh Papua, Komar menyajikan jamuan makan malam khas Papua, seperti papeda, petatas, kuah ikan kuning, ikan bakar, dan lain sebagainya.

“Ini makanan khas Papua. Makna ketahanan pangan, bukan hanya berupa beras atau nasi. Tapi juga makanan dari kampung. Makanan yang sehari-hari dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk yang dari pedesaan, pedalaman. Jadi, nanti kalau jadi Presiden, memaknai ketahanan pangan dengan arti yang sebenarnya,” kata Komaruddin dalam keterangannya, Rabu (22/11/2023).

Read More

Di hadapan Ganjar dan hadirin, pria yang akrab disapa Bung Komar ini berpesan dengan mengutip pesan Bung Karno, jangan sekali-kali melupakan sejarah atau jas merah. Bung Komar lantas menjelaskan tentang peristiwa sembilan tahun silam, pada 4 Juli 2014, kampanye pertama kali pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) melakukan awal dari rumah Bung Komar.

“Dari rumah ini, Jokowi datang ke kampung sebelah rumah Bung Komar, bertemu dengan masyarakat sekitar. Ia telah melakukan banyak hal untuk Papua, namun sayangnya masih banyak tugas yang masih harus diteruskan oleh Pak Ganjar kalau nanti terpilih sebagai Presiden”, tegasnya.

Sebagai Ketua Pansus UU Otsus, Bung Komar menggambarkan kondisi Papua dari waktu ke waktu. Termasuk yang terjadi saat ini dan harapan ke depan.

“Kita ada saat ini, karena jasa orang lain. Untuk itu, kita harus mampu meneruskan pesan dan amanah para pendahulu yang ada di Papua. Pesannya sederhana, jadikan Orang Asli Papua bisa tegak berdiri, sejahtera, adil, dan optimistis menatap masa depannya di tanah leluhurnya,” tegasnya.

Baca Juga :   Moeldoko: Penghargaan Jenderal Kehormatan ke Prabowo Tak Berkaitan dengan Transaksi Politik

Diakui Bung Komar, ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah atau PR bersama dalam mengelola Papua. Di samping soal keamanan dan perdamaian, ada beberapa hal yang tertuang dalam UU Otsus yang perlu jadi perhatian khusus.

“Kita ingin negara, bahkan Presiden hadir dalam pembangunan di Papua. UU Otsus mengamanatkan badan khusus yang dipimpin oleh Wakil Presiden untuk benar-benar melakukan tugas direktif, bukan koordinasi, terhadap semua hal yang ada di Papua. Wapres menjadi ayah bagi orang Papua. Ini tidak dimiliki oleh daerah lain. Saya yakin Pak Mahfud mampu menjalankan dengan ideal”, tambahnya.

Atas hal ini, Ganjar menyampaikan apresiasi dan kebahagiaan bisa hadir pada jamuan makan malam dengan penuh keakraban. Baginya, pesan orang-orang tua, tokoh, kolega seperti Bung Komar, kaum perempuan, pemuda, generasi Z yang dia terima selama di Papua menjadi amanah yang akan menjadi perhatian khusus dan dikoordinasikan dengan Mahfud MD sebagai calon wakil presiden, serta stakeholders.

Bagi Ganjar, Papua bukan hanya soal angka jumlah pemilih, tapi soal ikatan batin. Itu sebabnya, dia berusaha mendengar dan merenungkan, selanjutnya menjadi program dari keluh kesah dari masyarakat bawah, bukan dari kalangan elite semata, soal pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, dan lain sebagainya.

“Ayo kita bersama mewujudkan mimpi bersama,” tegasnya.

 

Sumber : Detik.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *