Dipasang Sebelum Kampanye, 26 Spanduk-Stiker di Kepulauan Seribu Ditertibkan

Dipasang Sebelum Kampanye, 26 Spanduk-Stiker di Kepulauan Seribu Ditertibkan
Sumber Gambar : Detik.com

MACANBOLA.NEWS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu, Jakarta, menertibkan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang dipasang sebelum masa kampanye. APK tersebut berupa spanduk dan stiker.

“Totalnya ada 26 atribut yang kami tertibkan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. APK ini terdiri dari spanduk, banner hingga stiker,” kata Kepala Satpol PP Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Edi Syahrudi, dilansir dari berita resmi Pemprov DKI, Senin (20/11/2023). Dia mengatakan penertiban atribut APK ini sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang imbauan Bawaslu DKI Jakarta.

Read More

Untuk diketahui, waktu diperbolehkan untuk kampanye baru dimulai Selasa (28/11) sampai 10 Februari 2024. Satpol PP menertibkan APK tersebut di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

Dia mengatakan penertiban itu menindaklanjuti imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta. Penertiban itu dilakukan 12 personel gabungan bersama Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kelurahan.

Dia mengatakan penertiban APK ini dilakukan dengan cara persuasif dan humanis dan melibatkan pemilik rumah serta pengurus partai. APK yang ditertibkan dikembalikan untuk disimpan di rumah pemilik.

“Pemilik rumah juga kita minta untuk memasang APK sesuai waktu yang telah ditentukan,” ucap dia.

Satpol PP Melakukan Penerbitan Atribut APK

Sementara itu, Camat Kepulauan Seribu Utara, Angga Saputra menambahkan, penertiban atribut APK ini sesuai kesepakatan yang telah dibuat pihak Panwaslu, KPU dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat lebih tertib dan patuh sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Baca Juga :   Gibran Sentil yang Anggap Remeh Greenflation: Kamu Ketinggalan Zaman

“Dengan kita patuh, maka diharapkan pesta demokratis dapat berjalan lancar, aman dan damai,” kata Angga.

Sebelumnya, Bawaslu DKI Jakarta sudah menyurati partai politik (parpol) pelanggar aturan penggunaan APK jelang Pemilu 2024.

“Mulai hari ini kami sudah bersurat ke parpol untuk menurunkan APK yang melanggar,” kata Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Munandar Nugraha.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja pun sebelumnya juga meminta peserta pemilu atau partai politik menahan diri untuk melakukan kampanye sebelum waktunya.

KPU telah mengatur jadwal kampanye Pemilu 2024 dimulai pada 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. Kampanye yang dimaksud antara lain pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye di tempat umum, debat pasangan calon presiden dan wakil presiden dan media sosial.

Sedangkan kampanye rapat umum, iklan media massa cetak media massa elektronik dan media daring dilaksanakan 21 Januari-10 Februari 2024. KPU juga telah mengatur jadwal kampanye pemilihan presiden (pilpres) jika terjadi putaran kedua, pada 2 Juni-22 Juni 2024.

 

Sumber : Detik.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *