Cerita Karenina Anderson Alami Depresi hingga Terjerat Kasus Narkoba

Cerita Karenina Anderson Alami Depresi hingga Terjerat Kasus Narkoba
Sumber Gambar : Kumparan

MACANBOLA.NEWSKarenina Anderson merupakan model yang cukup populer di Indonesia pada era 90-an. Ia memiliki karier yang moncer dan hidup bahagia bersama keluarga kecilnya.

Namun, pada Agustus lalu, wanita berusia 40 tahun tersebut terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Karenina ditangkap Satres Narkoba Polres Jakarta Selatan dengan barang bukti berupa ganja seberat 4,1 gram dan selinting ganja 0,3 gram.

Read More

Sempat direhabilitasi, Karenina kini sudah dinyatakan bebas. Baru-baru ini, ia menjadi bintang tamu di kanal YouTube Melaney Ricardo dan bercerita tentang pemicu dirinya mengkonsumsi ganja.

“Aku punya karier yang bagus, dan aku menikah. Anak mami yang ngurus mama tapi sekarang urus suami dan anak-anak, then my mom passed away. That was a big shock to me,” ucap Karenina Anderson.

Karenina merasa kehilangan tujuan hidupnya setelah sang ibu meninggal dunia. Sejak saat itu, ia mulai merasakan depresi.

“Seumur hidup aku dedikasikan untuk mama, aku sayang banget sama mama aku, dan beliau sudah enggak ada. Stressed, depressed, overwhelmed, ditambah anak mulai gede, kehidupan rumah tangga, tanggung jawab (bikin makin stres),” jelas Karenina.

“Aku lupa, bahwa pada saat anak kita growing up, kita juga growing up. Jadi aku cuma nyalahin diri sendiri, feeling overwhelmed. Tapi orang enggak tahu, orang tahunya kita baik-baik saja,” imbuhnya.

Pemain film Jomblo itu tak langsung depresi ketika ibunya meninggal. Namun hal tersebut menggerogotinya sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama.

Baca Juga :   Macanbola Menggelar Event "Berkah Ramadhan Berbagi Takjil"

“Ibu aku meninggal 2019. Di situ aku sedikit demi sedikit dealing with grief ya. Aku belum secara total menerima mama sudah enggak ada, selalu menyalahkan diri sendiri. Aku enggak bisa menunjuk hari itu yang paling overwhelmed, tapi sedikit demi sedikit, akhirnya makin besar dan makin depressed. Akhirnya terjadi hal yang sudah terjadi itu,” tuturnya.

Karenina Anderson mendapat pelajaran berarti dari kasus narkoba yang menjeratnya. Kini, ia berusaha untuk tak memendam perasaan lagi dan memilih untuk meluapkannya.

“Aku belajar kita enggak boleh menyimpan perasaan, emosi harus dilepas. Dengan pengalaman ini, kita belajar semakin maju dalam pikiran, kelakuan, dan hal-hal yang kita pilih. Kita perlu bantuan orang, kita perlu curhat,” pungkasnya.

Sumber : kumparan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *